Makna Pergantian Tahun 2026, KH Sobron: Hitung Amal Kita Sebelum Dihitung Allah SWT

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN – Pergantian tahun kerap diwarnai berbagai perayaan dan refleksi. Namun, bagi KH Muhammad Sobron Zayyan, makna tahun baru sejatinya bukan sekadar pergantian angka kalender, melainkan pengingat serius tentang nilai waktu dan pertanggungjawaban manusia di hadapan Allah SWT.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Quraniyyah tersebut menegaskan bahwa memasuki tahun 2026 seharusnya menjadi momentum muhasabah diri, yakni mengevaluasi amal perbuatan sebelum kelak dihitung secara hakiki di akhirat.

Setiap Detik Waktu Adalah Amanah
Dalam pesan reflektifnya menjelang pergantian tahun, KH Sobron menekankan bahwa waktu merupakan aset paling berharga dalam kehidupan manusia. Setiap detik yang berlalu tidak akan pernah kembali dan akan dimintai pertanggungjawaban.
“Setiap detik yang berubah menjadi menit, jam, dan hari adalah tanggung jawab kita. Setiap tarikan napas sejatinya menandakan berkurangnya umur,” ujar KH Sobron, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, kesadaran terhadap waktu akan mendorong manusia untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan berbuat. Sebab, amal saleh menjadi penentu keselamatan, sementara keburukan akan membawa dampak negatif, baik di dunia maupun di akhirat.

Baca Juga :  Polres Tangsel Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin 2025 Jelang Natal dan Tahun Baru

Pergantian Tahun Sebagai Momentum Muhasabah

Lebih lanjut, KH Sobron mengajak umat Islam menjadikan pergantian tahun sebagai waktu yang tepat untuk menghitung amal perbuatan. Ia mengutip pesan Sayyidina Umar bin Khattab yang menekankan pentingnya evaluasi diri sebelum datangnya hari perhitungan.
“Hitunglah amal perbuatan kalian sebelum nanti dihitung oleh Allah SWT,” tegasnya.

Ia menilai, sepanjang tahun 2025 setiap individu tentu memiliki catatan amal baik dan kekhilafan. Oleh karena itu, memasuki tahun 2026 harus diiringi dengan tekad kuat untuk memperbaiki diri dan meninggalkan perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Ukuran Keberuntungan Seorang Hamba
KH Sobron juga menjelaskan bahwa keberuntungan seseorang tidak diukur dari pencapaian duniawi semata, melainkan dari kualitas perubahan dirinya dari waktu ke waktu.
“Orang yang hari ini lebih baik dari kemarin adalah orang yang beruntung. Sebaliknya, jika hari ini lebih buruk dari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kepala Desa Masuk Kampus, Tito Karnavian Perkuat SDM Desa untuk Tekan Urbanisasi dan Dongkrak Ekonomi

Prinsip tersebut, lanjutnya, menjadi tolok ukur sederhana namun mendalam dalam memaknai perjalanan hidup manusia.

Harapan Menuju Tahun 2026 yang Lebih Berkah

Menutup pesannya, KH Sobron berharap tahun 2026 menjadi tahun yang lebih terarah, penuh keberkahan, serta membawa manfaat nyata bagi kehidupan pribadi maupun sosial.
Ia mengingatkan agar umat tidak larut dalam euforia pergantian tahun semata, melainkan menjadikannya sebagai titik balik untuk meningkatkan kualitas iman, akhlak, dan amal saleh.

Pesan ini sekaligus menjadi refleksi bersama bahwa makna pergantian tahun sejatinya terletak pada kesadaran untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih baik. (GR)

Penulis : Redaksi

Editor : Gito Rahmad

Sumber Berita: Ponpes Alqurraniyah Pondok Aren

Berita Terkait

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal
Jempolmu Bisa Bikin Viral, Tapi Jangan Sampai Bikin Celaka! Pesan Polisi Curug untuk Pelajar
Bukan Sekadar Imbauan, Polisi Jadi Teman dan Orang Tua Asuh Pelajar SMK Yuppentek 2 Curug
CETAR di SMAN 32 Curug, Polisi Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Tawuran dan Bijak Bermedia Sosial
Cegah Bullying Sejak Dini, Polisi Ajak Siswa SDN V Curug Wetan Berani Berkata “Stop Perundungan”

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal

Minggu, 27 September 2026 - 07:18 WIB

Jempolmu Bisa Bikin Viral, Tapi Jangan Sampai Bikin Celaka! Pesan Polisi Curug untuk Pelajar

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB