Cipayung Bebas Jentik 100 Persen, Seluruh RW Lulus Sertifikasi Jumantik

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN — Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mencatatkan prestasi membanggakan dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Seluruh 12 Rukun Warga (RW) di wilayah tersebut resmi dinyatakan lulus sertifikasi Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dengan capaian Angka Bebas Jentik (ABJ) di atas 95 persen, bahkan menyentuh angka 99 persen.

Dengan capaian ini, Cipayung menjadi kelurahan ke-11 dari 54 kelurahan di Kota Tangerang Selatan yang berhasil menuntaskan sertifikasi Jumantik 100 persen, sekaligus menyandang status RW bebas jentik secara menyeluruh.

Keberhasilan tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memutus rantai penyebaran penyakit berbasis vektor nyamuk.

ABJ Tinggi Hasil Kerja Konsisten Kader Jumantik

Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, menyampaikan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari kerja konsisten para kader Jumantik yang secara rutin melakukan pemeriksaan jentik dari rumah ke rumah.
“Dari 12 RW yang ada, seluruhnya telah tersertifikasi. Bahkan RW 10 mencatatkan nilai tertinggi dengan ABJ mencapai 99 persen,” ujar Dini.

Baca Juga :  SHGB Situ Rompong Disorot, BAM DPR RI Minta BPN Pertimbangkan Pembatalan

Ia menegaskan, capaian ABJ Cipayung yang berada di kisaran 95 hingga 99 persen menunjukkan efektivitas pengawasan jentik sekaligus kepatuhan warga dalam menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara berkelanjutan.

Selain memantau tempat penampungan air, kader Jumantik juga aktif memberikan edukasi langsung kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Faktor Penentu

Lebih lanjut, Dini menjelaskan bahwa keberhasilan sertifikasi Jumantik Cipayung tidak terlepas dari sinergi lintas sektor. Pemerintah kelurahan, kecamatan, Puskesmas, pengurus RT/RW, serta kader kesehatan bergerak bersama dalam satu visi.
“Kami membangun kolaborasi yang solid. Puskesmas berperan dalam pendampingan teknis dan edukasi kesehatan, sementara RT dan RW memastikan partisipasi aktif warga,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi objek program, tetapi juga subjek utama dalam menjaga lingkungan tetap sehat dan bebas jentik.

Baca Juga :  Sambut HPN 2026, PWI Tangsel Gelar Senam Sehat Bersama Masyarakat

Dorong PHBS dan Pencegahan DBD Berkelanjutan

Program sertifikasi Jumantik ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif, melainkan juga sebagai sarana membangun budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat.
Dengan meningkatnya kesadaran warga, potensi terjadinya kasus DBD di Ciputat dan Tangerang Selatan diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Pemerintah kelurahan terus mengingatkan warga untuk menjalankan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, serta mencegah gigitan nyamuk melalui langkah-langkah tambahan.

Monitoring Rutin, Prestasi Tak Berhenti di Sertifikat

Meski telah meraih status 100 persen RW bebas jentik, Kelurahan Cipayung menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan setiap tiga bulan bersama Puskesmas setempat.

Langkah ini bertujuan memastikan lingkungan tetap aman dari jentik nyamuk dan mencegah penurunan disiplin warga pasca-sertifikasi.
“Bebas jentik bukan target akhir, melainkan komitmen bersama yang harus dijaga terus-menerus,” tutup Dini. (GR)

Penulis : Redaksi

Editor : Gito Rahmad

Sumber Berita: Kelurahan Cipayung

Berita Terkait

Kian Maulana Dorong Regenerasi dan Penguatan Organisasi Pemuda Pancasila Ciputat Timur
Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal
Musrenbang Desa Curug Wetan Bahas RKP 2027, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Kawal Aspirasi Warga
GMPK Banten Tancap Gas! Bukan Organisasi Seremonial, Perangi Korupsi dengan Data dan Fakta

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kian Maulana Dorong Regenerasi dan Penguatan Organisasi Pemuda Pancasila Ciputat Timur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB